Penduduk perdesaan semakin sejahtera

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3767
18 September 2018

Tabloid Sinar Tani - Edisi 3767

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan ayam untuk keluarga miskin.

Sinar Tani
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pada Maret 2015, penduduk miskin di Indonesia masih sebesar 11,22%. Namun pada Maret 2016 turun menjadi 10,86%, dan pada Maret 2017 turun lagi menjadi 10,64%.

Sampai September 2017, penduduk miskin di Indonesia masih di angka 2 digit, yaitu 10,12% (26,58 juta jiwa). Penurunan penduduk miskin kembali berlanjut pada Maret tahun ini (2018) hingga telah menembus angka di bawah satu digit, yaitu 9,82% (25,96 juta jiwa).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik, Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga Andri menyebutkan, mengingat sebagian besar petani tinggal di perdesaan, sehingga indikator kesejahteraan petani juga dapat dilihat dari tingkat kemiskinan maupun gini rasio di perdesaan.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya jumlah penduduk miskin saat ini di perdesaan semakin berkurang. Pada Maret 2015, jumlah penduduk miskin di perdesaan sebesar 14,21%, Maret 2016 dan Maret 2017 berturut-turut turun menjadi 14,11% dan 13,93%, dan pada Maret 2018 ini juga turun dan menjadi 13,20%. “Dengan memperhatikan pergerakan data ini sudah jelas terlihat bahwa jumlah penduduk miskin di perdesaan terus menurun,” kata Kuntoro.

Kuntoro menjelaskan, peningkat an kesejahteraan di perdesaan pun dapat dilihat dari Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP). Pada Agustus 2018 ini, NTP kembali naik, yakni sebesar 102,56 atau naik 0,89%. Kenaikan tersebut tak lepas dari harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani yang naik 3,05%. Sedangkan harga beras medium di penggilingan turun 0,28%.

Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) naik sebesar 0,75%, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) turun sebesar 0,14%. Begitu pun Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian nasional Agustus 2018 sebesar 112,08 atau naik 0,48% dibanding NTUP bulan sebelumnya.

Tabloid Sinar Tani dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI