Ramadhan di Negeri Piramida

Majalah Womens Obsession - Edisi 05/2018
21 Mei 2018

Majalah Womens Obsession - Edisi 05/2018

Terbuat dari tepung, kelapa, madu dan kacang-kacangan, Kanafah merupakan sajian utama yang akan dihidangkan selama bulan Ramadhan. / Foto : Istimewa

Womens Obsession
Menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan juga diikuti dengan tradisi-tradisi khas di berbagai negeri. Seperti halnya parade, pengajian, pesta rakyat, atau pasar dadakan yang diadakan masyarakat setempat. Satu dari sekian banyak tradisi tersebut dianut oleh beberapa negara di dunia, misalnya Mesir. Negara yang lekat dengan gurun pasir dan piramida tersebut juga memiliki tradisi dalam hidangan.

Beranggapan bahwa makanan menjadi salah satu faktor penting dalam setiap perayaan, masyarakat Mesir pun menyiapkan makanan-makanan khusus ketika menjelang bulan Ramadhan, dikenal dengan istilah kanafah. Terbuat dari tepung, kelapa, madu, dan kacang-kacangan, Kanafah merupakan sajian utama yang akan dihidangkan selama bulan Ramadhan.

Panganan ini juga dijual di pertokoan dengan harga 120-280 poundsterling. Harga yang ditawarkan tergantung pada isian dan topping-nya. Sementara, para pedagang di pasar tradisional menawarkan harga yang lebih murah, yakni 45 poundsterling.

Tetap seputar makanan, Qatayef, olahan yang terbuat dari kacang, kelapa, dan balutan madu juga menjadi salah satu sajian istimewa di Mesir. Qatayef mulai diperkenalkan Bani Ummayah pada kisaran tahun 716 M. Harga untuk makanan tersebut adalah dari 50 hingga 92 poundsterling.

Tak hanya santapan, ada pula minuman yang juga dibuat khusus di bulan Ramadhan, yakni Qamar El-Din. Minuman dari campuran buah aprikot, kacang, dan kelapa ini biasa dinikmati untuk berbuka puasa.

Majalah Womens Obsession dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI