Jasa konstruksi lesu, kinerja keuangan BUMN karya ambles

Majalah Equipment Indonesia - Edisi Juli - Agustus 2019
15 Juli 2019

Majalah Equipment Indonesia - Edisi Juli - Agustus 2019

Selama periode pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, BUMN konstruksi seperti ketibaan durian runtuh.

Equipment Indonesia
Selama periode pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, BUMN konstruksi seperti ketibaan durian runtuh. Pembangunan infrastruktur yang masif sejak tahun 2015 memberikan berkah bagi mereka. Maklum, sejumlah proyek strategis nasional banyak dikerjakan oleh BUMN.

Tetapi, tampaknya tahun ini, tepat ditahun ke-5 pemerintahan Jokowi, berkah dari pembangunan infrastruktur tersebut makin berkurang. Memang tahun ini sejumlah proyek strategis sudah rampung dikerjakan seperti Mass Rapid Transportatioan (MRT) di Jakarta dan jalan tol trans Jawa.

Proyek-proyek baru bernilai jumbo pun makin berkurang. Alhasil, permintaan jasa konstruksi pun berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dalam era pemerintahan Jokowi. Tak heran laporan keuangan BUMN konstruksi tidak lagi sekinclong tahun lalu. Minimnya permintaan jasa kontruksi membuat pendapatan mereka pun menurun sepanjang triwulan pertama tahun 2019 ini.

Berdasarkan riset Equipment Indonesia, empat BUMN konstruksi yaitu PT Waskita Karya Tbk (WSKT), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Adhi Karya Tbk (ADHI) dan PT PP Tbk (PTPP) membukukan total pendapatan sebesar Rp 22,48 triliun sepanjang tiga bulan pertama 2019 ini. Jumlah pendapatan tersebut menurun sebesar 11,76 persen bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kontribusi terbesar penurunan pendaptaan ini berasal dari Waskita Karya dan Adhi Karya. Selama tiga bulan pertama 2019, pendapatan kedua BUMN konstruksi ini masing-masing turun sebesar 29,96 persen dan 25,9 persen. Sedangkan dua yang lainnya yaitu Wijaya Karya dan PT PP masih membukukan kinerja keuangan yang positif. Bahkan PT PP membukukan pertumbuhan pendapatan dobel digit yaitu 34,92 persen.

Majalah Equipment Indonesia dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI