Kreatif mengolah rumah

Majalah Idea - Edisi 160
1 September 2016

Majalah Idea - Edisi 160

Berkat kreativitas pasangan ini, lahan terbatas dan asimetris pun menjelma jadi hunian yang memesona. / Foto : Dok.Ikea

Idea
saat memasuki hunian Viko Trah Dewangga dan Tika Bharly, pandangan tamu dijamin langsung terpaku pada mural di dinding paling belakang rumah. Bertuliskan “so Far so Good”, mural ini dilukis begitu indah di atas tanah menanjak, bersisian dengan rangkaian pohon yang tertanam di atas dek GrC. keduanya berada di halaman belakang yang bukanlah murni halaman belakang. Di rumah ini, halaman belakang jugalah bagian dari interior rumah karena tak ada pintu maupun sekat di antara keduanya.

Usut punya usut, halaman belakang sengaja tak ditutup dengan sekat untuk mengekstensi luas ruang keluarga. Dengan begini, tampilan ruang keluarga jadi lebih besar dan di lain sisi halaman belakang tetap ada. Pun, dengan membawa ruang luar ke dalam, suasana rumah jadi lebih santai. rumah pun seperti memiliki iklim mikronya sendiri. Alasan lain Viko dan Tika tak memberi sekat pada halaman belakangnya adalah untuk menampilkan mural sebagai focal point di ruangan. “Perhatian tamu yang masuk pasti akan langsung tertuju pada mural, sehingga tak sadar pada bagian belakang rumah yang tanahnya asimetris,” kisah Viko.

Lahan bagian belakang rumah Viko dan Tika memang tak simetris. Ada kemiringan yang cukup signifikan di bagian kiri. Namun, dengan memberi mural serta bentukan tanah menanjak yang cukup unik, keasimetrisan ini jadi tak terlalu kentara. sementara itu, rangkaian pohon di bagian kanan belakang rumah berfungsi menyeimbangkan keberadaan mural di sisi kiri. optimalkan Fungsi lantai Pertama Luas lahan hunian Viko dan Tika hanyalah 117 m². Namun, jumlah ini ternyata cukup bagi keduanya untuk menciptakan lantai pertama dengan fungsi mumpuni. kegiatan bersantai, bermain, hingga menjamu tamu dapat terangkum di sini. “kami meminimalkan sekat di sini supaya ruang terlihat lebih luas. Dengan tidak adanya sekat, fungsi ruang pun bisa jadi overlapping. kami tetap bisa beraktivitas di ruang yang sama meski kegiatannya berbeda-beda,” ujar Viko.

Majalah Idea dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI