GRATIS
Edisi 10
100 Halaman, Terbit 3 Oktober 2017
Majalah Bulanan

Ada apa dengan shalat Subuh? Bagaimana resep bisa mudah bangun shalat Subuh berjamaah di masjid? Edisi kali ini akan mengupasnya.

Menjadi keluarga bahagia, tentu dambaan setiap orang. Namun demikian, tidak sedikit pasangan rumah tangga mengalami hidup, laksana menahan bara ketidakbahagiaan. Percekcokan tiada henti antara suami dan istri, sampai luapan emosi dalam bentuk bentakan dan omelan kepada buah hati sendiri. Kedamaian seolah telah lari. Padahal, saat ini, nyaris semua orang mengenal yang namanya sakinah, mawaddah, warahmah.

Setiap kali hadir dalam walimatul ursy, biasa orang menulis di akun medsos-nya, semoga SAMARA, yang maksudnya semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah warahmah. Terlepas dari persoalan istilah yang relevan dalam sebuah pernikahan supaya sakinah saja atau ditambah mawaddah, warahmah, prinsipnya setiap keluarga butuh kesadaran dan perjuangan tiada henti untuk menggapainya.

Karena itu, penting dipahami bahwa menjadi bahagia dalam membangun rumah tangga butuh kesiapan mental untuk mengamalkan ajaran Islam dengan sebaikbaiknya. Soal tidak marah misalnya, kita bisa melihat pada apa yang ditegaskan oleh Nabi. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Berilah aku wasiat.” Beliau menjawab, “Engkau jangan marah!” Orang itu mengulangi permintaannya berulang-ulang, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Engkau jangan marah!” (HR. Bukhari). Dengan pengertian terbalik, berarti Nabi menghendaki semua umat Islam untuk sabar, memaafkan, menerima, ikhlas dan ridha.

Jika ini yang menjadi bagian penting dari amalan setiap pasangan keluarga, maka menjadi bahagia bukan lagi citacita, tapi kenyataan yang bisa kita rasakan dalam kehidupan. Selain itu, utamakanlah syukur kepada Allah Subhanahu Wata’ala, kepada suamiistri, bahkan kepada anak-anak kita, sehingga bukan tuntutan ideal yang terus bergemuruh di dalam dada, tetapi juga kesadaran bahwa ada sisi positif dari pasangan dan buah hati kita untuk terus dioptimalkan dan maksimalkan. Apakah selama ini rumah tangga kita banyak api kemarahan daripada mata air kasih sayang? Mari berbenah, bahagia dengan mengamalkan ajaran Islam.*/Imam Nawawi
Sampul
Salam : Rumah tangga bahagia
Daftar isi
Surat pembaca
Jendela utama : Dahsyatnya subuh
     Tanda kebangkitan umat Islam
     Kiat bangun subuh
Sosok : Lumpuh, tetap gigih mengajar Al-Qur'an
Kelambu : Was-was, prasangka, dan keluarga samawa
Hida&yahya : Cinta tanah air
Anisa : Menjemput jodoh idaman
Edukasi : Tanggung jawab ayah mendidik putranya
Majelis keluarga : Iman al ghojali dan ayah inspiratif
Kolom ibu : Melatih kesabaran anak lewat uang jajan
Sakinah : Menuju kedewasaan berumah tangga
Ruang utama : Makananmu tentukan akhiratmu
     Jangankan haram, syubhat pun hindari
     Pentingnya status harta
     Kiat terbebas dari makanan haram
Serba-serbi : Ulama, hadits wanita
Fiqih : Meninggalkan shalat Jum'at karena menunggu dagangan
Adabuna : Mengucap salam
Rihlah : Menapaktilas jejak juang Jenderal Soedirman
Islam pesona : Filosof muslim bukan liberal
     Keahlian sang filsuf yang menyilaukan barat
     Anak dari keluarga cinta ilmu
Mutiara : Terapi istigfar
Khazanah : Naskah kuno Al-Qur'an
Internasional : Ribuan Muslim Iran, menggadaikan imannya di belanda
Tahfidzul Quran : Yogi Caesar Budianto, bercita menjadi imam masjid Nabawi
     Bersabar dalam berqur'an
     Didirikan untuk mencetak pemimpin hafidz Qur'an
Dedikisa : BMH bangun rumah qur;an didik anak jadi shaleh
Kiprah : Bangun sekolah satu-satunya di longos
Event : Mengenalkan ruqyah ke masyarakat
Liputan : Kampus tahfidzul Qur'an
Program : Ekonomi produktif BMH kiat menggeliat
Laporan : Qurban anda bahagiakan 3 suku terasing
Muzakki
Doa : Terkena musibah
Inspirasi : Saat Allah membalas kesabaran
Kreasi : Wayang daun singkong
Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Merupakan lembaga amil zakat yang bergerak dalam penghimpunan dana Zakat, infaq, sedekah, Wakaf dan Hibah berikut dana sosial kemanusiaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, dan melakukan distribusi melalui program pendidikan, dakwah, sosial kemanusiaan dan ekonomi secara nasional.
2017