Inovasi baru menyantap arummanis

Tabloid Saji - Edisi 390
9 Agustus 2017

Tabloid Saji - Edisi 390

Agak sulit mencari penjualnya saat ini. / Foto : Miftakh F

Saji
Arum manis atau rambut nenek pada umumnya hanya tersedia rasa original, berwarna merah muda atau kuning yang dijepit dengan simping yang tipis dan renyah. Nah, oleh dua sekawan Zay Zaujin dan dan Ryan Angkawijaya, arum manis dibuat dengan beragam varian rasa, terutama cita rasa masa kini.

Ada cokelat, melon, frambozen, dan durian, tanpa meninggalkan yang original. “Kami baru saja merilis rasa baru, leci,” kata Zay. Sebagai pengganti simping yang menghadirkan kerenyahan saat meniikmati arum manis, mereka menggantinya dengan choco balls (bola-bola cokelat renyah) yang ditaruh di dalamnya. Sehingga tetap ada tekstur renyah dalam setiap gigitannya.

Warna arum manis yang diberi merek Snazzy Boom ini juga tampil lebih menarik karena mengikuti varian rasanya. Misalnya, melon berwarna hijau, durian berwarna kuning, dan frambozen yang dibuat berwarna merah. Uniknya, arum manis Snazzy Boom dikemas dalam tabung aluminium dengan berat bersih 60 gram yang menarik. Kudapan manis ini memiliki masa konsumsi hingga 3 bulan. “Sejak dirintis Januari lalu, kami sudah mengirim Snazzy Boom dari Sabang sampai Merauke,” cetus Ryan.

Arum manis atau rambut nenek merupakan salah satu jajanan tradisional yang tergolong legendaris. Namun seiring waktu, keberadaannya mulai tersingkir, seiring kian banyaknya jenis jajanan masa kini yang datang dari banyak negara, seperti Jepang dan Korea. Zay dan Ryan rupanya penasaran dengan jajanan anakanak ini.

Tabloid Saji dapat dibaca di aplikasi smartphone & tablet Android.

Baca selengkapnya di edisi ini

Selengkapnya    Beli
DARI EDISI INI