Tampilkan di aplikasi

Buku Salemba Empat hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.

Kode Etik Psikologi dan Aplikasinya di Indonesia, Edisi 2

1 Pembaca
Rp 114.900 22%
Rp 90.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 270.000 13%
Rp 78.000 /orang
Rp 234.000

5 Pembaca
Rp 450.000 20%
Rp 72.000 /orang
Rp 360.000

Pembelian grup
Pembelian buku digital dilayani oleh penerbit untuk mendapatkan harga khusus.
Hubungi

Perpustakaan digital
Buku ini dapat dibeli sebagai koleksi perpustakaan digital. Perpustakaan

Semakin meningkatnya keasadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya layanan psikologi menuntut perlunya memastikan agar praktik psikologi berjalan sesuai kaidah dan prinsip kode etik yang berlaku. Di Indonesia, Kode Etik Psikologi telah dirumuskan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan dijadikan sebagai pedoman dasar dalam praktik profesional seorang psikolog. Pentingnya pembelajaran mengenai kode etik profesi membuat Kode Etik Psikolog menjadi salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa psikologi. ironisnya, minimnya referensi yang tersedia membuat mata kuliah ini kurang dapat diajarkan secara optimal, di mana materi kelas sering kali mengandalkan referensi dan kasus-kasus dari luar negeri saja.

Buku ini ditulis sevagai materi dalam pengajaran mata kuliah Kode Etik Psikologi, baik untuk jenjang sarjana maupun pascasarjana. Kehadiran buku ini dipandang penting untuk menjabarkan lebih khusus pasal-pasal dalam Kode Etik Psikologi Indonesia, sehingga dapat menghadirkan diskusi yang lebih konstektual dan relevan dengan kasus-kasus di Indonesia. Dalam edisi kedua ini, berbagai kasus terkait praktik psikologi di Indonesia disertakan untuk memperkaya diskusi di dalam kelas melalui analisis kasus nyata. Kehadiran buku ini diharapkan turut mendukung upaya meningkatkan kualitas layanan psikologi di Indonesia melalui penyediaan layanan yang profesional dan berintegritas.

Ikhtisar Lengkap   

Penulis: Karel Karsten Himawan / Wiwit Puspitasari Dewi / Kartika Shanti Sitorus / Eunike Mutiara Himawan

Penerbit: Salemba Empat
ISBN: 9786021232859
Terbit: Januari 2021 , 254 Halaman

BUKU SERUPA













Ikhtisar

Semakin meningkatnya keasadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya layanan psikologi menuntut perlunya memastikan agar praktik psikologi berjalan sesuai kaidah dan prinsip kode etik yang berlaku. Di Indonesia, Kode Etik Psikologi telah dirumuskan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) dan dijadikan sebagai pedoman dasar dalam praktik profesional seorang psikolog. Pentingnya pembelajaran mengenai kode etik profesi membuat Kode Etik Psikolog menjadi salah satu mata kuliah wajib bagi mahasiswa psikologi. ironisnya, minimnya referensi yang tersedia membuat mata kuliah ini kurang dapat diajarkan secara optimal, di mana materi kelas sering kali mengandalkan referensi dan kasus-kasus dari luar negeri saja.

Buku ini ditulis sevagai materi dalam pengajaran mata kuliah Kode Etik Psikologi, baik untuk jenjang sarjana maupun pascasarjana. Kehadiran buku ini dipandang penting untuk menjabarkan lebih khusus pasal-pasal dalam Kode Etik Psikologi Indonesia, sehingga dapat menghadirkan diskusi yang lebih konstektual dan relevan dengan kasus-kasus di Indonesia. Dalam edisi kedua ini, berbagai kasus terkait praktik psikologi di Indonesia disertakan untuk memperkaya diskusi di dalam kelas melalui analisis kasus nyata. Kehadiran buku ini diharapkan turut mendukung upaya meningkatkan kualitas layanan psikologi di Indonesia melalui penyediaan layanan yang profesional dan berintegritas.

Pendahuluan / Prolog

Kode Etik Psikologi dan Aplikasinya di Indonesia, Edisi 2, Acuan Praktik Psikologi sesuai Kaidah dan Prinsip yang Berlaku
Mengingat etika merupakan bagian dari kehidupan yang mengatur tentang kesesuaian seseorang bertindak dalam bermasyarakat maka perlu ada standar yang menjadi acuan dalam menentukan perilaku etis dan tidak etis pada masing-masing bidang pekerjaan. Secara khusus, pada profesi psikologi, kode etik yang mengatur tentang praktik profesional seorang ilmuwan maupun profesi psikologi diaturpada masing-masing asosiasi yang menaunginya. Di Indonesia, segala praktik profesional psikolog dan ilmuwan psikologi diatur dalam kode etik psikologi yang dirumuskan oleh Himpunan Psikologi indonesia (HIMPSI). Dalam hal ini, kode etik psikologi Indonesia merupakan ketentuan tertulis yang diharapkan menjadi pedoman dalam bersikap dan berperilaku, serta pegangan teguh seluruh psikolog dan kelompok ilmuwan psikologi, dalam menjalankan aktivitas profesinya sesuai dengan kompetensi dan kewenangan masing-masing, guna menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.

Perubahan, penambahan, dan pembaruan signifikan yang ada pada edisi kedua buku ini hendak menunjukkan bahwa etika sangat berkaitan dengan konteks budaya yang dinamis. Berlandaskan prinsip dan kode etik yang sama, diskusi etik pun terus berkembang sejalan dengan perkembangan sosial-budaya yang menyertainya. Misalnya, pada edisi pertama buku ini, belum marak intervensi dan praktik-praktik psikologi berbasis Internet. Dengan kemajuan internet yang pesat, diiringi literasiInternet yang semakin baik di kalangan masyarakat Indonesia, aspek etisdalam isu ini pun menjadi penting untuk didiskusikan. Selain penambahan aspek tersebut, edisi kedua ini juga dibuat lebih komprehensif dengan tujuan khusus agar buku ini menjadi buku ajar bagi mata kuliah atau kursus kode etik psikologi di Indonesia.Tujuan pembelajaran dilengkapi dalam setiap babnya untuk memberi ekspektasi mengenai lingkup batasan materi yang tercakup dalam bab tersebut. Materi diskusi serta beberapa materi lain juga diperbarui dengan menyesuaikan perkembangan keilmuan. Salah satu penambahan besar yang ada di edisi kedua ini adalah dimuatnya kasus-kasus dugaan pelanggaran kode etik di Indonesia pada bagian akhir buku ini. Beberapa kasus berkembang sebagai dugaan sehingga asas praduga tak bersalah pun perlu diterapkan dalam menyelidikinya. Satu-satunya motivasi tim penulis memasukkan kasus-kasus tersebut adalah agar dapat menjadi bahan pembelajaran yang bermanfaat dalam menjalani profesi sebagai psikolog dan ilmuwan psikologi yang beretika.


Penulis

Karel Karsten Himawan - Karel menamatkan pendidikan doktoral dari The Faculty of Medicine, The University of Queensland, Australia. Ia mengajar sebagai dosen di Fakultas Psikologi Universitas Pelita Harapan, Tangerang serta dosen paruh waktu untuk program Masters of Mental Health di The University of Queensland. Karel aktif dalam berbagai aktivitas publikasi akademik melalui buku dan artikel jurnal yang diterbitkan di lingkup nasional maupun internasional. Karel juga merupakan Ketua Editor Jurnal Psikologi Ulayat sejak tahun 2015.
Wiwit Puspitasari Dewi - Wiwit menyelesaikan studi Sarjana Psikologi di Universitas Indonesia dan magister Psikologi Profesi Klinis Dewasa di universitas yang sama. Wiwit memiliki ketertarikan dalam menangani masalah psikologi yang berkaitan dengan kesehatan, gangguan kecemasan, gangguan mood, serta trauma pada remaja dan dewasa.
Kartika Shanti Sitorus - Kartika menyelesaikan studi Sarjana Psikologi di Universitas Padjadjaran dan menyelesaikan program magisternya dalam bidang Psikologi Pendidikan di Universitas Indonesia. Bidang yang biasa ditangani oleh Kartika adalah terkait remaja dan dewasa awal, khususnya yang relevan dengan persiapan dan perkembangan karier.
Eunike Mutiara Himawan - Eunike meraih gelar master dalam bidang Psikologi Profesi Klinis Dewasa di Universitas Indonesia. Ia juga sempat menjadi dosen paruh waktu di Fakultas Psikologi Universitas Pelita Harapan. Saat ini, Eunike sedang melanjutkan pendidikan doktoral di The University of Queensland, Australia. Eunike memiliki ketertarikan untuk meneliti tentang identitas sosial dan isu-isu psikologis terkait kekerasan massa.

Daftar Isi

Cover depan
Tentang Penulis
Prakata Edisi Kedua
Prakata
Daftar Isi
Bab 1 Etika
     Relativisme Etika
     Upaya Menemukan Kesepakatan tentang Etika
          Realisme Moral
          Rasionalisme Moral
          Objektivisme
     Teori Etika
          Relativisme Personal
          Relativisme Budaya
          Egoisme
          Naturalisme dan Teori Nilai
          Utilitarianisme
          Model Kantian
     Etika, Hukum, dan Agama
     Kerangka Pengambilan Keputusan Etika
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 2 Kode Etik Psikologi
     Peristiwa Besar yang Menginspirasi Pembentukan dan Pembaruan Kode Etik Psikologi
          Percobaan Little Albert
          The Doctor’s Trial
          Studi Kepatuhan Milgram
          Studi “Tearooms” Humphreys
          Eksperimen Penjara Stanford
          Studi-Studi tentang Priming Sosial
          Studi “Hilang di Mal”
     Perkembangan Kode Etik Psikologi
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 3 Kompetensi
     Definisi Kompetensi
     Ruang Lingkup Kompetensi
     Peningkatan Kompetensi
     Rujukan dan Pendelegasian Pekerjaan pada Orang Lain
     Masalah dan Konflik Personal
     Pemberian Layanan Psikologi dalam Keadaan Darurat
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 4 Hubungan Antarmanusia
     Bias Akibat Kesan Pertama
          Perilaku
          Cara Berpakaian
          Penampilan
          Orientasi Seksual
          Nama dan Atribut Personal
     Jenis-Jenis Hubungan Psikolog–Klien
          Hubungan Majemuk
          Hubungan yang Melibatkan Kedekatan dan/atau Pelecehan Seksual
          Hubungan dengan Klien yang Pernah Ditangani
          Hubungan dengan Klien dan Mantan Klien Melalui Media Sosial
     Memelihara Hubungan Profesional dengan Klien
          Sikap Profesional
          Waktu
          Tempat dan Ruang
          Uang
          Hadiah
          Batasan Lainnya
     Memelihara Relasi Profesional dan Etik dalam Pemberian Layanan Melalui Internet
     Pengalihan dan Penghentian Layanan
     Membangun Ekspektasi Relasi dengan Klien Melalui Informed Consent
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 5 Kerahasiaan Data
     Pilar Etis Terkait Kerahasiaan
     Kategori Informasi yang Dirahasiakan
     Batasan dan Pengungkapan Kerahasiaan Data
     Dokumentasi Rekam Psikologi dan Data Studi
     Penggunaan Alat Telekomunikasi dan Pelanggaran Privasi
     Mendiskusikan Data dan Upaya Mempertahankan Kerahasiaan Data
     Pemanfaatan Informasi dan Hasil Pemeriksaan Psikologi untuk Tujuan Pendidikan atau Tujuan Lain
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 6 Iklan, Pernyataan Publik, dan Biaya Layanan
     Iklan dan Pernyataan Publik
     Melibatkan Pihak Lain untuk Mempromosikan Jasa Layanan Psikologi dan Membuat Pernyataan Publik
     Bentuk-Bentuk Iklan yang Sarat Pelanggaran Kode Etik
     Biaya Layanan
          Barter
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 7 Pendidikan dan Pelatihan
     Pendidikan dan Pelatihan
          Pendidikan
          Pelatihan
     Rancangan dan Keakuratan Program Pendidikan atau Pelatihan
          Peserta Program Pendidikan atau Pelatihan
          Penyelenggara Program Pendidikan atau Pelatihan
     Informed Consent dan Pengungkapan Informasi Peserta
     Kewajiban Mengikuti Program yang Disyaratkan
     Membangun Relasi Profesional dengan Peserta Pendidikan atau Pelatihan
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 8 Penelitian dan Publikasi
     Penelitian
          Etika dalam Merekrut Partisipan Penelitian
          Etika dan Metode Penelitian
          Etika dan Pengolahan Data Penelitian
          Penggunaan Hewan untuk Penelitian
          Komite Etik Penelitian
     Publikasi Hasil Penelitian
          Berbagi Data
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 9 Psikologi Forensik
     Psikologi Forensik, Hukum, dan Komitmen terhadap Kode Etik
     Kompetensi Seorang Psikolog Forensik
     Peran, Tanggung Jawab, Wewenang, dan Hak Psikolog Forensik
     Pernyataan sebagai Saksi atau Saksi Ahli
     Pernyataan Melalui Media
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 10 Asesmen Psikologi
     Penggunaan Asesmen
          Observasi, Wawancara, dan Pengadministrasian Alat Tes
          Validitas dan Reliabilitas Instrumen Tes
     Informed Consent dalam Asesmen
     Interpretasi Hasil Asesmen
     Penyampaian Data dan Hasil Asesmen
     Kode Etik Psikologi Indonesia (HIMPSI): Pasal 67
     Kesimpulan
     Aplikasi
     Daftar Pustaka
Bab 11 Intervensi Psikologi
     Dasar Intervensi
     Kualifikasi Konselor dan Psikoterapis
     Natur Relasi Psikolog dengan Klien
     Informed Consent dalam Layanan Konseling atau Psikoterapi
          Pengecualian Penandatanganan Informed Consent
          Prosedur dalam Pemberian Informed Consent
          Informasi dalam Informed Consent
     Aspek Etis pada Berbagai Konteks Konseling atau Psikoterapi
          Konseling atau Psikoterapi terhadap Anak dan Remaja
          Konseling atau Psikoterapi yang Melibatkan Pasangan atau Keluarga
          Konseling atau Terapi Kelompok
          Konseling atau Terapi terhadap Individu dengan Orientasi Seksual LGBT
          Intervensi Berbasis Internet
     Hubungan Seksual dengan Klien
     Interupsi, Rujukan, dan Penghentian Terapi
     Kesimpulan
     Aplikasi
Lampiran. KASUS KODE ETIKPSIKOLOGI DIINDONESIA
Daftar Pustaka
Indeks
Cover belakang