Tampilkan di aplikasi

Buku UGM Press hanya dapat dibaca di aplikasi myedisi reader pada Android smartphone, tablet, iPhone dan iPad.

Fisika Energi Lingkungan Perkotaan

Upaya Memahami dan Mengurangi Iklim Panas Perkotaan

1 Pembaca
Rp 82.000

Patungan hingga 5 orang pembaca
Hemat beli buku bersama 2 atau dengan 4 teman lainnya. Pelajari pembelian patungan disini

3 Pembaca
Rp 246.000 13%
Rp 71.067 /orang
Rp 213.200

5 Pembaca
Rp 410.000 20%
Rp 65.600 /orang
Rp 328.000

Pembelian grup
Pembelian buku digital dilayani oleh penerbit untuk mendapatkan harga khusus.
Hubungi penerbit

Perpustakaan
Buku ini dapat dibeli sebagai koleksi perpustakaan digital. myedisi library

Kota di daerah tropis dirasakan semakin kurang bersahabat bagi manusia disebabkan pemanasan global ditambah lagi dengan kondisi lingkungan terbangun perkotaan dan aktivitas manusia di perkotaan yang sangat tinggi. Perencanaan dan desain perkotaan saat ini memang belum banyak yang mempertimbangkan aspek klimatis secara mendalam. Maka, diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai aspek-aspek apa saja yang perlu diperhatikan.

Pengamatan fenomena fisis perkotaan saat ini dicakup dalam bidang keilmuan urban meteorologi. Ilmu ini merupakan salah satu ilmu baru sebagai bagian dari meteorologi yang berkembang dalam beberapa dekade terakhir. Dasar pemahaman tentang fenomena urban meteorologi merupakan dasar dari pembahasan di buku ini meskipun hal ini tidakdisinggung secara khusus. Buku ini lebih banyak membahas aplikasi yang lebih praktis yang berguna dan bersinggungan dengan cabang ilmu lainnya, misalnya perencanaan wilayah kota, arsitektur, teknik sipil, juga teknik fisika.

Ikhtisar Lengkap   
Penulis: Mohammad Kholid Ridwan

Penerbit: UGM Press
ISBN: 9786233591287
Terbit: Maret 2024 , 175 Halaman










Ikhtisar

Kota di daerah tropis dirasakan semakin kurang bersahabat bagi manusia disebabkan pemanasan global ditambah lagi dengan kondisi lingkungan terbangun perkotaan dan aktivitas manusia di perkotaan yang sangat tinggi. Perencanaan dan desain perkotaan saat ini memang belum banyak yang mempertimbangkan aspek klimatis secara mendalam. Maka, diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai aspek-aspek apa saja yang perlu diperhatikan.

Pengamatan fenomena fisis perkotaan saat ini dicakup dalam bidang keilmuan urban meteorologi. Ilmu ini merupakan salah satu ilmu baru sebagai bagian dari meteorologi yang berkembang dalam beberapa dekade terakhir. Dasar pemahaman tentang fenomena urban meteorologi merupakan dasar dari pembahasan di buku ini meskipun hal ini tidakdisinggung secara khusus. Buku ini lebih banyak membahas aplikasi yang lebih praktis yang berguna dan bersinggungan dengan cabang ilmu lainnya, misalnya perencanaan wilayah kota, arsitektur, teknik sipil, juga teknik fisika.

Pendahuluan / Prolog

Kata Pengantar
Puji syukur ke hadirat Allah Swt. atas karunia dan kemudahan yang diberikan dalam menyelesaikan buku ini. Buku Fisika Energi Lingkungan Perkotaan: Upaya Memahami dan Mengurangi Iklim Panas Perkotaan merupakan kompilasi dari berbagai sumber terkini yang berkaitan dengan riset-riset fenomena fisis di perkotaan. Kota di daerah tropis dirasakan semakin kurang bersahabat bagi manusia disebabkan pemanasan global, ditambah lagi dengan kondisi lingkungan terbangun perkotaan dan aktivitas manusia di perkotaan yang sangat tinggi. Pengamatan fenomena fisis perkotaan saat ini dicakup dalam bidang keilmuan urban meteorologi.

Ilmu ini merupakan salah satu ilmu baru sebagai bagian dari meteorologi yang berkembang dalam beberapa dekade terakhir. Dasar pemahaman tentang fenomena urban meteorologi merupakan dasar dari pembahasan di buku ini Hal ini tidak disinggung secara khusus, tetapi lebih menyangkut aplikasi yang lebih praktis yang berguna dan bersinggungan dengan cabang ilmu lainnya, misalnya perencanaan wilayah kota, arsitektur, teknik sipil, juga teknik fisika.

Perencanaan dan desain perkotaan saat ini memang belum banyak yang mempertimbangkan aspek klimatis secara mendalam. Maka, diharapkan buku ini dapat memberikan gambaran mengenai aspek-aspek apa saja yang perlu diperhatikan. Pada Bab I akan dibahas mengenai dampak derasnya arus urbanisasi saat ini yang membentuk sebagian besar wajah perkotaan yang ada.

Setelahnya, pada Bab II akan diterangkan mengenai skala iklim perkotaan serta pengertian dari konsep-konsep yang relevan. Kemudian, di Bab III akan dibahas mengenai mekanisme fisis yang bekerja pada fenomena lingkungan perkotaan. Bab IV membahas aspek spasial dan bentuk-bentuk yang dapat memberikan pengaruh pada iklim perkotaan. Bab V membahas mengenai langkah-langkah apa yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi iklim termal perkotaan. Ditutup dengan Bab VI yang menyajikan kesimpulan dari keseluruhan isi buku. Harapannya buku ini dapat dijadikan sebagai referensi dalam perencanaan dan perancangan kota-kota baru maupun pengembangan kota-kota yang ada saat ini.

Yogyakarta, Desember 2022

Penulis
Mohammad Kholid Ridwan

Penulis

Mohammad Kholid Ridwan - Dr. Mohammad Kholid Ridwan. Lahir di Bantul pada tanggal 11 Juli 1974. Menyelesaikan S-1 di Program Studi Teknik Elektro Universitas Gadjah Mada pada tahun 1998, kemudian melanjutkan jenjang master pada Program Sustainable Energy Engineering di Royal Institute of Technology (KTH), Stockholm pada tahun 1999 sampai tahun 2002. Program doktoral ditempuh di Tokyo Institute of Technology Jepang dari tahun 2004 sampai 2007. Beberapa kali melakukan riset post doctoral di Energy Economics Laboratory Kyoto University, Jepang dan di Savoie Technolac, Prancis pada tahun 2010–2012.

Penulis pernah menjadi Ketua Program Studi Teknik Fisika UGM, Kepala Laboratorium Energy Terbarukan Fakultas Teknik UGM, dan reviewer beasiswa LPDP tahun 2014–2017. Penulis juga mendapatkan gelar G.P.

(green profesional) dari Green Building Council Indonesia sebagai evaluator pemeringkat bangunan hijau di Indonesia. Penulis juga menjadi anggota International Association for Urban Climate (IAUC). Riset dan kegiatan mengajar yang ditekuni ialah seputar energi bangunan dan energi perkotaan.

Penulis adalah pendiri sekaligus sekretaris umum Yayasan Pelestari Uwi Gadjah Mada dan bertempat tinggal di Kota Bantul. Berkeluarga dengan Devi Yulianti dan dikaruniai enam orang anak.

Daftar Isi

Cover
Halaman Judul
Halaman Hak Cipta
Prakata
Daftar Isi
Daftar Tabel
Daftar Gambar
Bab I: Urbanisasi dan Dampak Buruknya Terhadap Iklim Perkotaan
     1.1 Polusi Udara dan Kabut Asap
     1.2  Ketidaknyamanan Termal dan Gangguan Kesehatan Manusia
     1.3 Meningkatkan Konsumsi Energi Pendingin Ruangan Gedung
     Kesimpulan
Bab II: Skala Iklim Perkotaan
     2.1 Fitur Skala Lingkungan Termal Perkotaan
     2.2  Penilaian Lingkungan Termal Perkotaan dan Kenyamanan Termal Manusia di Luar Ruangan
          2.2.1 Definisi Konsep-Konsep yang Relevan Terkait denganLingkungan Termal Perkotaan
          2.2.2 Kenyamanan Termal Tubuh di Luar Ruangan
          Kesimpulan
Bab III: Mekanisme Fisis yang Memengaruhi Kondisi Iklim Mikro Perkotaan
     3.1  Keseimbangan Energi dan Air
          3.1.1 Keseimbangan Energi Permukaan
          3.1.2 Keseimbangan Energi dari Sebuah Volume
          3.1.3 Keseimbangan pada Air
          3.1.4 Iklim dari Sebuah Volume
     3.2 Mekanisme Angin di Perkotaan
          3.2.1 Angin Regional
          3.2.2 Angin Lokal
          3.2.3 Modifikasi oleh Area Perkotaan
     3.3.  Ngarai Perkotaan
          3.3.1 Keseimbangan Energi dan Air pada Lapisan Kanopi Perkotaan
          3.3.2 Dampak dari Geometri Perkotaan terhadap Albedo
          3.3.3 Dampak Geometri Perkotaan terhadap Pergerakan Udara
Bab IV: Indeks yang Memengaruhi Lingkungan Termal Perkotaan
     4.1  Indeks Bentuk Spasial
          4.1.1 Indeks Tata Letak Keseluruhan
          4.1.2 Indeks Bentuk Spesifik
          4.1.3 Indeks Permukaan Dasar
     4.2 Tata Guna Lahan Perkotaan dan Panas Antropogenik
          4.2.1 Lahan Peningkat Suhu (Temperature Rise Land)
          4.2.2 Lahan Penurun Suhu (Temperature Reduction Land)
     Kesimpulan
Bab V: Upaya Mitigasi dan Penanggulangan Kondisi Panas Perkotaan
     5.1  Meminimalkan Kebutuhan Energi pada Bangunan Melalui Desain Perkotaan yang Responsif terhadap Iklim
     5.2  Desain yang Sensitif terhadap Iklim di Daerah Tropis
     5.3  Tindakan-Tindakan Gabungan
          5.3.1 Pergerakan Udara
          5.3.2 Ruang Hijau
     5.4  Langkah-langkah Perbaikan Lingkungan Termal Perkotaan dan Pulau Panas Perkotaan
          5.4.1 Model Kuota Panas Perkotaan dan Suhu Udara Dekat Permukaan Tanah
          5.4.2 Pengaruh Kuota Panas pada Daerah Perkotaan dan Daerah Alam
          5.4.3 Meningkatkan Tutupan Permukaan
          5.4.4 Pengurangan Panas Buangan
          5.4.5 Meningkatkan Ventilasi
     Kesimpulan
Bab 6
Penutup
Latihan Soal
Daftar Pustaka
Glosarium
Indeks
Tentang Penulis